(Lagi2 ) Putus dan Galau. Move On Gak Pernah Sesulit Ini


Dari sore sampai malam aku sendirian di sebuah cafe kecil di jalan AR Hakim, entah kenapa hati aku yang gundah gulana, berantakan, dan galau milih memberhentikan shogi kemari, mungkin karena bersebelahan dengan galon Pertamina jadi kalau aku semakin parah galaunya aku bisa lari ke sebelah dan bakar cafe ini. Aku sendirian disini bukan karena gak mau ngajak kawan tapi lebih pengen nenangin hati.

Ya. Aku sedang dilanda kegusaran gara-gara baru putus.

Hati aku sedang berantakan sekarang dan lagi-lagi ini semua gara-gara masalah percintaan, entah kenapa aku gak pernah beres kalau buat urusan cinta-cintaan. Sebenarnya hampir semua urusan aku gak pernah beres  tapi kalau udah masalah cinta-cintaan aku paling gak kuat (tolong jangan ada yang tiba-tiba nyanyiin 7 icon), karena bisa nyerembet kemana-mana. Pasti kalau udah putus aku langsung ilang semangat, malas ngapa-ngapain dan bahkan malas makan. Ujung-ujungnya berat badan aku turun dan badan aku yang kurus berubah cungkring.

Dan biasanya kalau aku putus (biasanya lebih tepat kalau dibilang diputusin) buat balik ke kondisi hati yang seperti semula itu gak butuh waktu lama. Cuma butuh beberapa hari abes putus (liat dalam kurung sebelum ini) aku bakalan bisa balik semangat lagi, kembali normal lagi dan gak smape ngerusak nafsu makan aku kayak sekarang ini.

Entah kenapa dia begitu berkesan di sini (nunjuk dada).

Udah sebulan lebih saat dia milih nyerah dengan hubungan ini, hubungan yang dari awal aku ragu bakalan terus  sampe’ akhir hayat karena masalah adat yang menyebalkan. Tapi karena aku merasakan cinta yang besar darinya aku milih buat nerusin dan ngebesarin hati aku buat dia seorang (ceileee…). Apa yang menurutnya buruk berusha aku tinggalin dan yang menurutnya baik berusaha aku tambahin, demi harapan aku sama dia bisa sampai akhir terus sama-sama.

Tapi apa yang aku takutkan kejadian juga. Kami bubar, ya putus. Hubungan kami gak seperti harapanku. Yang buat aku kecewa, dia berhenti sebelum kami benar-benar berjuang akan hubungan kami ini. Pikiran aku kacau dan semangat aku memuai secara mendadak bukan perlahan.

Dan Pikiran Buruk Tentangnya Pun Datang.

Setelah itu aku mencoba untuk nerima semua keputusannya, tapi tetap gak bisa. Selalu saja ada  sesak di dada yang buat aku semakin berantakan setiap harinya. Aku curhat sama adik-adik aku denga tujuan supaya tenang, tapi dengan sakit yang setiap hari aku malah curhat setiap hari. Aku merasa jijik dengan sifat aku dan tentu saja adik-adik aku setuju kalau itu berkesan lebay.

Dan tentu saja nangis (ahh…. kok makin jijik akan diri sendiri jadinya) sampe mata merah dan kegantengan aku nilainya turun, tapi sedikit kok ganteng aku kan nilainya banyak (sori ya, walaupun galau tetep narsis).

Semakin hari bukannya menjadi ikhlas aku malah punya pikiran buruk tentangnya. Pikiran ini mendadak datang dengan mendadak berubahnya pikiran dia. Semula aku merasa emang dia gak kuat buat mempertahankan hubungan ini, tapi entah kenapa aku pikir ini semua karena ada orang lain dalam hatinya (semacam sinetron gitu jadinya) dan entah kenapa pula orang yang dalam pikiran aku yang ada dalam hatinya itu adalah mantannya.

Akhhh…!!! semoga itu cuma perasaanku aja, jika seandainya itu benar dan tanpa sengaja aku ngelihat di depan mata kepalaku sendiri, aku merasa ini adalah saat yang tepat buat minum jus baygon.

Dan Move-On Gak Sesulit Ini

Mungkin ada seseorang apapun jenis kelaminnya  di setiap hati manusia apa pun jenis kelaminnya (juga) yang amat sangat dia sayang yang gak bisa buat dia miliki. Dia cuman bisa nyimpan rapat didalam hatinya dan dia bawa setiap hari rasa itu saat mandi saat makan saat tidur saat bangun dan tentu saja pada saat menghayal karena cuma di dalam khayalannya saja dia bisa menumbuh kembangkan rasa itu, sekedar bermain-main dengan bayangan dari sosok yang di cintainya setengah mati dan bahkan hampir mati karena menahan kerinduan itu. Dan  tanpa seorang pun yang tahu (kesampingkan orang tolol yang ngepublish ini di blog)  hingga waktu yang buat dia sembuh dengan sendirinya.

Ngejalanin hari-hari yang selalu terbayang akan sosoknya, yang bahkan buat bersihin kotoran dimata aja aku ngingatnya amat sangat terasa sulit bagi aku. Dan pengaharapan aku selain Tuhan tentu saja waktu agar aku bisa ngelupain dia dengan benar.

Must Go Ahead

Dan aku ngerasa ini adalah saat-saat terburuk aku, saat-saat dimana bangkit dari jatuh yang sesungguhnya, saat-saat buat aku lebih koreksi diri lagi kenapa samapai dia gak mau buat bertahan. Walaupun ini adalah saat-saat tersulit buat move-on aku, dan buat aku go ahead ke jenjang lebih tinggi sebagai manusia, sebagai pemimpin bagi diri aku sendiri.

Meskipun dia yang terindah pasti ada yang lebih baik yang sesungguhnnya nunggu aku dengan sabar di ujung jalan aku menuju kesuksesan. Siapapun itu pasti dia paling sempurna buat aku.

Advertisements
Tagged , , , , , ,

2 thoughts on “(Lagi2 ) Putus dan Galau. Move On Gak Pernah Sesulit Ini

  1. saprilina says:

    Meskipun dia yang terindah pasti ada yang lebih baik yang sesungguhnnya nunggu aku dengan sabar di ujung jalan aku menuju kesuksesan. Siapapun itu pasti dia paling sempurna buat aku….. —-> amiiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: