Category Archives: cerita pribadi

Jenuh

Siapa yang tidak pernah merasakan jenuh. Manusia mana yang tak mempan lewat serangan jenuh, bahkan para peneliti hewan yang kurang kerjaan juga menemukan bahwa terkadang hewan yang ditelitinya juga jenuh. Sebahagian manusia yang beruntung menemukan musabab kejenuhannya, sebahagian kecil terkadag bingung kenapa bisa disapa tabiat buruk manusia tersebut. Tapi sebahagian besar manusia dari sebahagian besar manusia yang menemukan sebab kejenuhannya h Continue reading

Advertisements
Tagged ,

Jalanan

Mataku jelalatan memandangi tumpukan-tumpukan novel di rak-rak toko buku ini. Aku terpukau begitu banyak khayalan-khayalan manusia yang di tawarkan disini, aku cemburu. Khayalanku sendiri hanya mampu terapung sebentar dalam tempurung kepala kecilku kemudian seketika menguap entah kenapa, sepertinya khayalku gak mampu aku ubah menjadi deretan-deretan kata seperti mereka.
Pilihannya begitu sulit tere-liye, benzbara, dee, andrea hirata, beberapa novel terjemahan, aku terpekur merenung memilih memegang-memegang mereka, membaca sinopsis, dan daftar harga juga turut kupikirkan. Novel-novel yang menggambarkan penulis wanita jelita kuabaikan, walaupun tulisannya bagus tapi mereka seperti menjual wajah manis mereka, aku gak suka.
Pilihan ku jatuh pada tere-liye dengan burliannya dan benzbara dengan kata hatinya. Aku gak tahu jelasnya kenapa aku memilih keduanya yang jelas keduanya mampu menerangkan maksud kahyalannya dalam deretan kalimat manis. Jika aku gak suka ceritanya mungkin aku bisa belajar bagaimana mereka menulis maksud dari khayalan mereka dengan manis.
Keluar dari toko buku ini sengatan matahari memanaskan tubuhku membuat kulit harus terpaksa menyesuaikan dengan suhu kota ini yang seperti sedang mengamuk karena manusianya seerti tak tahu diri menumpang diatasnya. Jalanan pun menjadi lahan penghitam kulit, penaik emosi, dan juga penutur kemarahan kota.
Tujuan ku bukanlah pulang, rumah bukan lah tempat yang kuidam-idamkan untuk mendinginkan malahan bisa jadi emosi ku menjadi lebih panas dari suhu di luar. Aku memilih untuk duduk di sebuah cafe lemon tea ice dan dilanjutin sama kopi hitam adalah cara terbaik untuk menghabiskan waktu ku hingga sore beserta suntukku hingga habis.
Sudah gelas kedua dan hari hampir gelap aku juga belum bisa mengerti kenapa aku sekarang ini, semalam,  beberapa hari yang lalu, beberapa minggu yang lalu, dan beberapa bulan yang lalu. Kau tahu sayang aku merindukanmu tapi serangan suntuk kali ini bukan karena merindukanmu. Kau tahu sayang mungkin kau bisa meminta kepada Tuhan untuk menenangkan aku, bukankah kau lebih dekat kepadaNya kini.
Tagged , ,

Perjalanan Panjang nan Melelahkan

(Kejadian bodoh dan mengenaskan  ini sebenarnya gak perlu terjadi, seandainya kawan aku yang bernama Din Affriansyah a.k.a Agam gak perlu malu untuk bertanya diamana jalan Sei Siput sialan itu berada.) Continue reading
Tagged

Patah Hati Itu………..!!

Apa Itu Patah Hati ?

    
      Patah hati adalah perasaan dimana hati itu em…em…em… Gini aja patah hati itu adalah kondisi dimana hati sedang amat sangat gak mengenakkan, iya gak enak kali rasanya. Mau makan gak enak, mau tidur gak enak, bahkan mau shoping juga gak enak (untuk yag terakhir lebih disebabkan kobndisi keuangan).
     Bisa juga diartikan dimana seseorang berada dalam kondisi yang galau segalau-galaunya galau, putus asa seputus asa-putus asanya putus asa, melankoli semelankoli-melankolinya melankoli, sedih sesedih-sedihnya sedih. Continue reading
Tagged , ,

Belajar dari “9 Matahari”

Selesai khatam novel 9 Matahari dan akhirnya aku bisa ngupil dengan tenang. Sebenarnya novel bersampul merah ini udah lama aku beli hampir dua tahun yang lalu. Tapi buku itu dipinjam oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan meninggalkannya di warnet saudara aku bukan malah mengembalikannya ke rumah aku. Aku yang punya penyakit lupa yang akut malah ngebiarin tuh novel disana  (kasian tuh novel). Continue reading

Tagged ,

Tulisan gak Perlu Judul

Hujan yang belakangan ini rutin menyiram malam hari menciptakan suara merdu bagaikan lagu nina bobok bagi siapa saja yang ingin terlelap setelah seharian sibuk mengisi kota. Cuacanya yang dingin seolah bumbu penyedap bagi sebagian besar manusia dikota itu untuk menutupi harinya yang membosankan ataupun menyenangkan ataupun melelahkan ataupun menjengkelkan (banyak lagi sebenarnya). Bahkan para insom gak bakalan kumat, mereka akan sembuh untuk sementara dan mungkin bakalan bangun kesiangan. Untungnya  tidak setiap hari , jika begini terus stasiun tivi bakalan berhenti tayang 24 jam sehari.

Sementara didalam sebuah kamar Continue reading

Tagged ,

(Lagi2 ) Putus dan Galau. Move On Gak Pernah Sesulit Ini

Dari sore sampai malam aku sendirian di sebuah cafe kecil di jalan AR Hakim, entah kenapa hati aku yang gundah gulana, berantakan, dan galau milih memberhentikan shogi kemari, mungkin karena bersebelahan dengan galon Pertamina jadi kalau aku semakin parah galaunya aku bisa lari ke sebelah dan bakar cafe ini. Aku sendirian disini bukan karena gak mau ngajak kawan tapi lebih pengen nenangin hati. Continue reading

Tagged , , , , , ,

Jom(b)lo itu

    Tulisan ini saya dedikasikan untuk para jomblo di dunia, baik yang menjadikannya sebagai pilihan hidup sementara maupun bagi yang gak pernah keterima waktu nembak gebetannya.

JOMBLO itu…??
(Iseng blog walking gak tahunya nemu sejarah singkat kata jomblo.) Continue reading

Tagged ,

Aneh Ya Kotaku

Matahari mulai meniggi , menaikkan suhu yang setiap hari semakin senang saja untuk membuat orang-orang mencucurkan keringatnya. Kebisingan khas kota yang sibuk makin menjadi, hiruk-pikuknya semakin bertambah setiap tahunnya disertai orang-orang dari kampung mendatangi kota yang semarawut ini sekedar untuk menaikkan derajatnya dikampung sana. Beberapa yang beruntung menjadi berhasil dan membanggakan keluarganya di kampung lewat surat yang juga disertai uang untuk meunjukkan bahwa mereka sukses di kota, sebahagian lagi yang gagal ada yang pulang ke asalnya, sebahagian lagi menggelandang di kota, sebahagian lagi menjadi terkenal di kampung karena wajah dan namanya tampil di acara berita tv sebagai tukang rampok. Dan beberapa ribu lainnya adalah pelajar yang ingin bertambah pintar dan menimba ilmu di kota. Menjadi pintar tujuan utamanya dari kampung, ataupun kuliah dan menjadi sarjana yang berguna bagi nusa dan bangsa. Tapi ditengah jalan sebagian besarnya yang tak sanggup melawan godaan sesat dari kota membuat ayahnya yang juragan sawit menjadi bangkrut, sebagian lagi menjadikan langganan pria hidung belang. Continue reading

Tagged

Bersih-Bersih (itu) Bikin Capek

Sebenarnya postingan ini diambil dari blogspot aku. Tapi karena aku udah niat buat pindah ke wordpress makanya beberapa tulisan aku yang dari blogspot  kupindahkan ke blog wordpress aku. Untuk mempersingkat waktu dan menghemat karakt silahkan membaca
_____________________________________________________________________________________________________
Pada tanggal 3 agustus 2010 bertepatan pada puasa yang ketiga dan pada hari rabu adalah hari yang teramat sangat melelahkan bagi kami sekeluarga (tidak termasuk adek ku yang paling bontot) beserta beberapa orang pekerja mamak ku. Karena pada hari itu kami beres-beres kios lebih tepatnya bongkar-bongkar kios jualan kami. Mamak aku seorang pedagang kaki lima yang mana kios mamak aku itu ngejualin sepatu dan selop. Kiosnya berada di jalan stadion teladan/jalan gedung arca bersebalahan dengan sebuah universitas swasta (ea..sekalian promosi gak papa kan. Hehe…) . Continue reading
Tagged ,