Sampai di Ujung Jalan

Kekasih..

Bukankah tangan kita telah menggenggam, tapi kenapa mulut kita masih saja bergumam menyulut tengkar. Walaupun setelah itu kita akan berjabatan melupakan, tapi apakah kau tidak bosan sayang, yang sesekali bermusuhan karena ego lebih di kedepankan. Aku muak sayang biarkan saja tangan yang menggenggam ini hanya bertugas menggenggam tanganmu jangan karena bermaafan, aku letih untuk itu.
Kekasih
Bukankah hati kita telah bertautan, kenapa akal kita masih adu hantam mementingkan prinsip. Walaupun kelak kan berdamai saling membuat senyum, tapi apakah kau tidak jenuh sayang, yang sesekali beradu argumen karena mengutamakan faham. Aku lelah sayang biarkan hati kita saja yang bertautan kesampingkan saja akal dengan prinsip-prinsipnya, bukankah kita setuju cinta itu tentang hati bukan ranah akal untuk membahasnya.
Kekasih
Kita sama-sama telah sepakat untuk melangkah kaki di jalur jalan yang sama, ujung jalannya memang tak tampak jaraknya sangat jauh mungkin kaki-kaki kita akan letih di tengah jalan. Tapi kita tak kan saling meninggalkan kan ?. Memang tak ada kuikrarkan janji seperti itu dan kau juga tak pernah mengikrarkannya, tapi bukankah kesepakatan kita adalah sama-sama sampai di ujung jalan itu. Bukan hanya kau bukan juga hanya aku, kita berdua.Kekasih aku bosan bertengkar karena hati yang berseberangan paham. Dan demi hati yang saling bertautan biarkan aku menggenggam tanganmu sampai di ujung jalan itu. Ya sampai diujung jalan itu.

Advertisements
Tagged , , , , , ,

Aku Bercerita Cemburu

Aku pencemburu
bahkan pada air yang membasuh wajah manismu
kemudian ia menetes mengalir lewati dagumu

Aku pencemburu
bahkan pada angin yang menerpa kepalamu
kemudian terus meniup hingga ujung jibabmu

Aku pencemburu
bahkan pada guling dalam pelukanmu
kemudian membawamu lelap sampai pagi

Tapi salahkah
bahkan Tuhan saja pencemburu
hingga melarang bersujud kepada sesembahan lain

Kamu Selalu Cantik

“Meskipun nanti kau berikrar dengan yang lain, berjanjilah bahwa cintamu adalah hakku seutuhnya !”

Aku cuma bisa diam, mungkin lebih tepatnya terdiam karena kau masih menuntut hal yang sama.  Padahal tanpa kau tuntut sekalipun kau tetap memilikinya.

“Aku tidur dulu ya. Mungkin kamu bakalan lama nunggu aku bangun, lebih baik pulang saja”

Untuk kali ini aku tidak menuruti keinginanmu seperti biasa karena aku ingin melihat kamu saat tidur.  Saat itu aku yakin pasti kau kelihatan sangat cantik, karena ayahku pernah bilang wanita sangat cantik saat ia tidur, polos tanpa beban.

Esok harinya

Kau kelihatan cantik hari ini. Bukan…. maksudku bukan hari ini saja kau kelihatan cantik, jika kau masih bisa mendengar ujarku tadi kau pasti marah. Maksudku kau kelihatan cantik setiap hari tapi hari ini lebih cantik, dengan gaun putih dan polesan dandanan sederhana. Bahkan mataku seperti membenci untuk memejam karena memang inilah terakhir kali kecantikanmu kupandangi.

Peti pun ditutup dan diturunkan ke dasar liang berbanding terbalik dengan keran air mata ku yang malah terbuka lebar, air mataku menguyur deras dan membasahi pipiku, kuyub hatiku juga turut basah. Perlu bantuan pelukan dan nasehat ayah dan ibumu untuk menenangkan ku saat pemakamanmu ini.

Tagged ,

kamu cita kamu cinta

Kamu dengan bayangmu

Perpaduan keindahan yang mengusik harapku

Kemudian merayu cita

Memasuki kamu dalam hal yang ingin kugapai

Kamu dengan sifatmu

Perpaduan keindahan yang memanggil pikirku

Kemudian menyuruh tidur

Rutin mejiplak kamu dalam mimpi yang sering sepi

Kamu dengan senyummu

Perpaduan elok yang mencipta rasa

Kemudian mentitah hati

Membangun rindu yang dulu tak pernah ada

Dan Aku

Mencoba terus berlari untuk menggapai banyak cita

Yang didalam deretnya ada kamu yang sedang kucinta

Tagged , , ,

Entah Mau Buat Judul Apa ?

Semua telah habis

lewat kapiler-kapiler hati dan kemudian menghamburkannya

Habis..habis..dan habis

Semua telah menghilang

ibarat air yang menguap karena hangatnya mentari

Hilang..hilang..hilang

Tak ada lagi yang bersisa

meskipun sedikit rindu, meskipun sedikit harap

dengan hati yang baru tentunya

harapan kebahagian untuk kamu bersamanya

tentu saja kututur lewat rapatan tangan munajatku

Dan sekarang gililran aku

giliran raga yang telah belajar dari sakit

untuk mencari bahagianya sendiri

merajut cita,harap, dan tentu saja cinta yang baru

Terimakasih untuk kamu

sejenak kita bahagia bersama

selamanya kita bahagia sendiri

Tagged ,

Perjalanan Panjang nan Melelahkan

(Kejadian bodoh dan mengenaskan  ini sebenarnya gak perlu terjadi, seandainya kawan aku yang bernama Din Affriansyah a.k.a Agam gak perlu malu untuk bertanya diamana jalan Sei Siput sialan itu berada.) Continue reading
Tagged

Patah Hati Itu………..!!

Apa Itu Patah Hati ?

    
      Patah hati adalah perasaan dimana hati itu em…em…em… Gini aja patah hati itu adalah kondisi dimana hati sedang amat sangat gak mengenakkan, iya gak enak kali rasanya. Mau makan gak enak, mau tidur gak enak, bahkan mau shoping juga gak enak (untuk yag terakhir lebih disebabkan kobndisi keuangan).
     Bisa juga diartikan dimana seseorang berada dalam kondisi yang galau segalau-galaunya galau, putus asa seputus asa-putus asanya putus asa, melankoli semelankoli-melankolinya melankoli, sedih sesedih-sedihnya sedih. Continue reading
Tagged , ,

Sejarah Sandal

     Hallow apa kabar, saya harap semua pembaca yang enggak sengaja nyasar ke blog saya ini dalam keadaan sehat walafiat di lindungi oleh Allah swt, dan diberkahi selalu oleh rahmatNya yang tiada habisnya.
     Sekarang di blog saya ini saya bakalan sedikit menceritakan Sejarah Sandal. Kenapa saya ngebahas sandal, karena selain menghormati jasa-jasanya setiap hari, saya juga berjualan sandal dan sepatu di dekat stadion teladan medan (sedikit promosi hehehe..).
     Fuihh…. udah di cari kemana-kemana sampe-sampe mata dan jari-jari saya capek gak nemu juga siapa sebenarnya penemu sandal. Mungkin karena sandal gak ditemuin secara iseng oleh perorang atau mungkin sandal ditemuin pas jaman atu-dulu kali jadi gak ada acara publikasi buat bikin acara penabalan nama atau paten atas sandal tersebut.
     Ok. Jadi  daripada berlama-lama bercuap-cuap yang gak jelas, dan saya gak juga nemuin siapa penemu aslinya maka daripada itu marilah anda sekalian yang nyasar ke blog saya ini untuk membaca dengan penuh hikmat sejarah singkat perkembangan sandal. Jangan lupa cemilan dan minumannya Let’s Cekidot….!!!
SEJARAH SANDAL
   Sandal pertama yang diciptakan manusia berasal dari Mesir. Sandal itu terbuat dari kayu dan daun papirus. Untuk mencetak sol sandal, mereka mencetak bentuk kaki di atas pasir pantai.Setelah era Mesir, sandal generasi kedua adalah milik Yunani. Modelnya disesuaikan dengan kegiatan yang mereka lakukan, seperti untuk jalan-jalan, pesta, atau dipakai di rumah. Sandal bagi bangsa Yunani juga mencerminkan status dan kelas sosial si pemakai.
     Sandal generasi ketiga adalah sandal Romawi yang diadopsi dan diadaptasi dari gaya sandal Yunani. Salah satu ciri khas sandal hasil modifikasi Romawi adalah penggunaan bahan kulit, tali pengikat yang dililit sampai betis, dan sol tebal dari kulit.Dengan sandal model ini (disebut caligae), para prajurit Romawi atau gladiator bisa berperang dengan nyaman dan bebas. Sedangkan kaum perempuan zaman Romawi umumnya memakai sandal dari kain.
Sandal hak tinggi
     Dalam perkembangannya, alas atau sol sandal dibuat dari gabus. Bagian penutupnya dari kulit yang dijahit dengan bagian atasnya. Bagian jari kaki dibiarkan terbuka, dilengkapi sabuk atau tali agar tak mudah lepas dari kaki pemakai. Sol sandal juga dibuat dari karet, plastik, kayu, ban bekas, anyaman tali, atau anyaman rumput. Bagian tumit (hak) sandal untuk perempuan umumnya dibuat lebih tinggi daripada bagian depan.
     Dalam bentuk paling sederhana, sandal dengan penutup di bagian punggung dan jemari tetapi terbuka di bagian tumit dan pergelangan kaki disebut selop.
     Ada pula sandal jepit atau sandal Jepang yang berwarna-warni dan terbuat dari karet atau plastik, dengan tali penjepit berbentuk huruf ”V” untuk menghubungkan bagian depan dengan belakang sandal. Sandal dari ban bekas disebut sandal bandol. Ini kependekan dari ban bodhol atau ban bekas.
    Dan di jaman sekarang ini gak ada orang yang gak punya sandal. Yakinlah karena saya telah berpengalaman di dunia jualan Sandal
Tagged , , , ,

Morihei Ueshiba | Pendiri Aikido

sejarah aikido

 Beberapa orang bakalan bingung siapa kakek tua ini sebenarnya, beberapa lainnya pasti tahu siapa kakek ini .Buat yang belum tahu nih kakek siapa dan kok bisa kujadikan bahan tulisan aku saat ini. Marilah kita ngebahas siapa si kakek ini sebenarnya biar agak nyambung nantinya dengan tulisan aku selanjutnya. Dan buat yang udah pada tahu, silahkan dibaca juga sebagai penilaian terhadap tulisan saya. Dan seperti biasa sediakan pop-corn dan minuman ringan biar gak bosan bin boring baca tulisan aku, Lets Ceki Dot….!!!.
Tagged , , , , ,

Natahan Stubbfield Penemu Telepon Genggam (Handphone)

Udah pada tahu handphone (hp) alias telepon genggam kan ?. Emm… kayaknya gak perlu lagi dijelasin apa itu handphone, karena sebagian besar dari kita pasti udah pada punya (yang gak punya buruan beli). Dari yang sekedar buat sms-an sama nelpon sampe’ yang mahal yang punya aplikasnya sejubel (udah mirip komputer alias smartphone) udah pada ada. Malahan sekarang bentuknya udah beraneka rupa, kalo dulu bentuknya pasti segi empat, kalo sekarang gak mesti petak beraneka ragam gitu. Dari yang kakek-kakek yang udah pada bangkotan sampe anak TK pasti pegang nih barang elektronik, padahalan aku dulu punya aja waktu pertama kuliah (sedih betul nasibku). Continue reading

Tagged , , , ,